pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

citra-indah.com
citraindahbogor.com
citraindahcibubur.net
citragranciputra.com
citragrand.net
citracibubur.com
rumahcibubur.net
tentang-pernikahan.com

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 11522 kali

Kua Komersil (tarif Menikah)

Karya : Fauziah, Kader Dpra Pks Bintaro - Dpc Pesanggrahan

 

tentang-pernikahan.com - Pernikahan adalah fenomena lumrah bagi setiap pasangan yang siap menikah. Namun hal yang lumrah ini menjadi terasa berat bila mengingat ?biaya nikah? yang semakin meningkat setiap tahunnya, apakah biaya untuk mas kawin, isi kamar, konsumsi, undangan dan hadiah-hadiah lainnya. Potong anggaran sana sini jadi jurus andalan untuk menekan pengeluaran. Pengeluaran inipun sebenarnya bisa ditiadakan jika ingin dilakukan secara sederhana. Namun kita tidak akan membahas hal diatas, karena ada hal paling mendasar jika seseorang ingin terdaftar pernikahannya secara sah sesuai syariat dan hukum negara.

KUA (Kantor Urusan Agama) merupakan lembaga pencatat pernikahan yang bertugas mendaftarkan dan mengurus kelengkapan administratif. Lembaga ini bernaung dibawah Departemen Agama RI dan melaksanakan tugas berdasarkan peraturan pemerintah . baik peraturan mentri Agama maupun SK Gubernur.

Realita yang terjadi sekarang ini adalah begitu beragamnya ?tarif? menikah, berkisar antara Rp. 300.000,- sampai 500.000,- mengapa bisa terjadi hal demikian padahal lembaga pemerintah seharusnya bekerja sesuai UU.

Bapak H. Abdul Djalil selaku Wakil Ketua KUA Pesanggrahan menjelaskan bahwa ?biaya pencatatan nikah? sebenarnya hanya Rp. 85.000,- saja untuk pernikahan diluar KUA dan Rp. 35.000,- di KUA sesuai dengan PP No. I/2000 dan SK Gubernur No. 169/087.417 berlaku untuk seluruh wilayah DKI Jakarta plus infak Rp. 15.000,- untuk BP4, infak ini tidak diatur dalam UU. Biaya diatas tidak ada alokasi untuk penghulu dan inilah yang membuat beragam versi ?tarif?. Adapun jika diluar terjadi berbagai versi ?tarif? menurut beliau itu merupakan keikhlasan dan kepantasan yang diberikan secara sukarela pleh pengantin, jadi tidak ada istilah patok harga oleh penghulu atau KUA dan memang kita (petugas) tidak dibenarkan untuk memasang tarif.

Bapak H. Abdul Djalil menambahkan jika ditinjau dari segi kemanusiaan, para penghulu ini haruslah meninggalkan sanak keluarga dan hari libur yang seharusnya dinikmati tapi mereka (penghulu) tetap bertugas diluar jadwal kantor (senin-jumat) karena kebanyakan mereka (calon pengantin) menikah pada hari sabtu-minggu. Ada pula pengantin yang meminta kesediaan penghulu untuk turut memberikan khutbah nikah atau membacakan doa bahkan kedua-duanya,diluar tugasnya menikahkan dan mencatatkan pernikahan tersebut.

Kalaupun penghulu mendapat penghargaan atas jasanya itupun dibagi-bagi untuk orang yang mencatatkan buku nikah dan administrasi lainnya, tapi ini tergantung dari sang penghulu (internal) dalam rangka kebersamaan dan kesejahteraan sesama pegawai.

Rincian biaya administrasi secara terperinci dijelaskan Bapak Thoyib (Bendahara KUA Pesanggrahan), sebagai berikut :
Menikah di KUA sebesar Rp. 35.000,- : Rp. 6000,- kas negara, Rp. 6000,- Departemen Agama (pusat/negara), Rp. 4800,- Kanwil DepAg (Kotamadya), Rp. 3600,- DepAg, Rp. 9600,- KUA, Rp. 5000,- P3N (Pegawai Pembantu Pencatat Nikah)
Menikah diluar KUA sebesar Rp. 85.000,- (Rp. 35.000,-/sda + Rp. 50.000,-) sebagai berikut : Rp. 10.000,- pelaksana, Rp. 15.000,- Kanwil, Rp. 15.000,- KanDepAg, Rp. 10.000,- transport penghulu.

KUA Pesanggrahan telah mencatat 1163 pasangan terhitung mulai Januari ? November 2003, bukan tidak mungkin akan meningkat pada akhir tahun ini. Dari jumlah pasangan yang telah tercatat ini ada pula pasangan yang tidak mampu (relatif). Untuk mereka KUA/Negara memberikan keringanan bahkan free of charge alias gratis dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari RT, RW dan Kelurahan.

Proses administrative dari mulai mendaftar- pelaksanaan pernikahan minimal 10 hari sesuai PMA (Peraturan Mentri Agama), jika lebih dari 10 hari terkena Dispensasi Camat. Masa 10 hari ini dilakukan aktifitas persiapan proses pelaksanaan nikah, pemeriksaan berkas kelengkapan nikah seperti N1 (surat kehendak nikah), N2 (surat Kehendak nikah calon), N3 (surat persetujuan KUA), N4 (surat persetujuan Orangtua), surat keterangan RT, RW, Kelurahan, fotocopy Kartu Keluarga, fotocopy KTP, Foto 2x3 dilengkapi berkas BP4 dan lembar-lembar pemeriksaan.

Nah, ternyata biaya pencatatan nikah itu relatif murah lho hanya Rp. 50.000,- jika di KUA dan Rp. 100.000,- diluar KUA (salam tempel penghulunya yang bikin gigit jari) So, siapa menyusul ?

Berikut petikan wawancara dengan beberapa yang pernah mencatatkan dirinya di KUA

Kiki Zakiah ? Bintaro :
biaya yang diberikan Rp. 100.000,- untuk KUA dan Rp. 400.000,- untuk penghulu. Itu dilakukan karena menghargai jasa penghulu berdasarkan kepantasan dan kitalah (kiki-asep) yang memanggil penghulu tersebut ke kediaman mempelai. Jadi saya rasa itu adalah harga yang wajar.

Sigit Hardiantoro ? Bintaro : ketika mendaftar memang sudah dipatok Rp. 400.000,- ( Rp. 100.000,- KUA dan Rp. 300.000,- penghulu ). Saya rasa lebih enak jika aparat pemerintah melakukan tugasnya sesuai prosedural dan tidak memberatkan biaya walimah. (sigit mendaftar di wilayah srengseng)


Sumber : www.pks-jaksel.or.id


Komentar-komentar :

 zaini - jakarta selatan
kalau bisa kita lapor saja ,jangankan di kua dikelurahan aja dikenai biaya buat urus nikah

 iput - cilandak
adanya tarif kua sampai ratusan ribu rupiah sepertinya sudah berakar dan telah menjadi hal yang lumrah di masyarakat.
seharusnya, pemerintah melakukan penyuluhan kpd masyarakat agar mereka mengetahui harga yg sebenarnya telah ditetapkan oleh pemerintah..

 BATARA TIMMY - surabaya
saya kurang setuju dengan pendapat dari iput-cilandak. menurut hemat saya lembaga agama seperti KUA sebaiknya menaggapinya bersama Dpt. Agama, kuatirnya jika keterusan maka :
1. Makin ogah orang nikah d KUA (mending kawin SIRIH)
2. Makin banyak kumpul kebo akibat ngga punya duit bayar penghulu ama KUA....

 ipoel - malang
Saya setuju biaya pencatatan nikah hanya Rp. 30.000,-.
Hanya yang perlu dijelaskan ke masyarakat bahwa menikah hendaknya di Balai Nikah.
Maukah masyarakat menikah di Balai nikah dan tidak memaksa petugas untuk mencatatkan pernikahan di luar KUA dan diluar jam kerja?
Bagi sebagian masyarakat itu sulit. Katanya waktu yang cocok hanya saat itu..Katanya.
Kalau nikah di KUA saja akan lebih simpel dan biaya tambahan tidak ada.
Dijamiiinnnnnn...

 Achmad Syalabi - Kota Bandung
Ass, manusia mana yang gak butuh duit, begitu pun dengan penghulu, masih mending daripada korupnya orang-orang partai yang ada di DPRD/ DPR sana. Bayar Rp. 500.000 aja dibesar-besarkan, klo mo murah ya ikuti proseur. Orang kita kan kebanyakan berjiwa majikan, ingin serba instan, ya konsekwensinya harus bayar ekstra, klo untuk gedung berani ngeluarin berjut-jut, tapi untuk penghulu mendadak pelit dan mengaku miskin, malu dong...wasss

 faruq - Bekasi
kemarin nanya2 tentang biaya KUA ama Penghulu untuk wilayah JAKSEL karena plan nikah di gedung...cuma 2jt...busyet dah....ada yang punya solusi atau pencerahan ???

 aryn - kalsel
kalau di kal sel niaya pernikahan di kantor kua sebesar Rp 150.000 dengan perincian sebagai berikut : dua orang saksi Rp 40.000,- ( Rp 20.000,-/persaksi), majalah perkawinan Rp dan penasihatan Rp 10.000,-, setor wajib ke kas negara Rp 30.000, pembacaan khotbah nikah Rp 20.000,- pembacaan do'a akad nikah Rp 10.000,- uang kehormatan penghulu yang bertindak selaku wakil wali Rp 30.000,- biaya penulisan kutipan akta nikah Rp 10.000

 azhay - JAKARTA
SEPENGETAHUAN SAYA BIAYA PERNIKAHAN HANYA 30.000 AJ DAN ITU DILAKSANAKAN DI KUA, DAN KATANYA TUGAS PENGHULU HANYA MENGHADIRI, MENYAKSIKAN, DAN MENCATAT PERNIKAHAN... KARENA SERINGNYA PERNIKAHAN DILAKUKAN DILUAR KUA, PADA HARI LIBUR, DAN PENGHULUNYA DISURUH UNTUK MEMANDU ACARA AKAD NIKAH DLL, MAKANYA KITA KASIH UANG KEROHIMAN DARI KITA YANG TIDAK DITETAPKAN TARIFNYA... MUNGKIN SEPERTI KITA MANGGIL USTADZ UNTUK NGASIH CERAMAH YANG PASTI KITA AMPLOPIN JUGA... KALO KITA NGASIHNYA RIDHO MAH, GAK NAFA2...

 ANASH - SIBOLGA
TOLONG BAPAK & IBU yg duduk DI KURSI KUA (Kantor Urusan Agama) yg telah di beri wewenang oleh DEPAG jangan dipersulit dalam pengurusan akte nikahnya,khususnya yg ada di kota SIBOLGA NAULI

 Rifky - Jakarta - Jakarta
saya sangat kecewa sekali dengan KUA Kebayoran Baru. Mereka memasang tarif Rp.3 juta untuk jasa penghulu dan biaya administrasi Rp 250rb. Sungguh sangat kecewa, melihat keterbatasan dana yang kami miliki akhirnya negosiasi sampai dengan angka Rp. 1,250,000. Dan itu pun terpaksa kami harus memakai tabungan yang lain. Sungguh onte-onte pemeras KUA Kebayoran Baru Tersebut.

smoga rekan-rekan tidak ada yang mengalaminya.

 ZALFA - JOMBANG
SAYA SETUJU BIAYA NIKAH 30.000, KALAU ADA TAMBAHAN LAIN MOHON DIJELASKAN PERINCIANNYA, BAGI PENGHULU HENDAKNYA JANGAN MEMUNGUT BIAYA YANG TERLALU TINGGI KPD MASYARAKAT, KARNA PENGHULU KAN SUDAH ADA TUNJANGANNYA DARI PEMERINTAH.MUDAHKAN ORANG NIKAH YA.

 iswadi - jakarta
ana setuju ama azhay, yg penting saling ridlo,,, ok's,,, biar sm2 berkah, amiiiiin.....

 GUS NURIL - BLITAR
BIAYA PENCATATAN NIKAH DI KUA LAIN DG PENCATATAN DI KANTOR SIPIL,DI KUA HRS MELALUI PROSEDUR NIKH YG BERPEDOMAN PAD UU DAN SYAREAT ISLAM (PENDAFTARAN,PEMERIKSAAN ,PENGUMUMAN,PELAKSANAAN,PENYERAHAN KUTIPAN AKTA DAN KTK PELAKSANAAN NIKAH,PETUGAS HRS MELAYANI SESUAI DG PERMINTAAN CATIN DAN WALI (MEMBAYARKAN KE BANK,KPPN DAN KEDEPAG.IJAB DILUARKANTOR,TAUKIL WL,KHUTBAH,MAUIDHOH,DOA DST,ITU MUSTAHIL HANYA 30 RIBU SANGAT TIDAK MANUSIAWI

 Rahmat Surur - Cidatar-Cisurupan-Cikajang-Garut
Assalamu'alaikum wr. wb.

Andaikan dalam hidup ini bisa saling memahami, bisa saling meng- erti, bisa saling menghargai, dan bisa saling tenggang rasa.

Semuanya akan berjalan indah, berlangsung mulus, berdampak maslahat.

Ada sesuatu yang sulit dari diri kita perbaiki, diantaranya :

== Maunya kita yang untung, biar orang lain rugi;
== Maunya kita yang duluan, biar orang lain belakangan;
== Maunya kita yang terpenuhi hajatnya, tak peduli kalau
orang lain, masa bodo, emang gue pikirin, ...
== Maunya kita yang dapet prioritas, biarlah orang lain
ngantri belakangan, yang penting kita dulu ...;
== Kalau boleh, kita yang harus bayar murah, sedangkan
yang lain lah, yang harus bayar mahal ...
== kalau boleh, kita yang dapet jatah gratis, sedangkan
yang lain lah, yang harus bayar ...

Ada kata-kata yang lazim kita pakai :

>>>>>>> ENAK DI GUE, ENGGA ENAK DI LU ...
>>>>>>> TEU NGEUNAH 'EHE, TEU NGEUNAH 'EON
>>>>>>> GUE-GUE, ... ELU-ELU, ...
>>>>>>> MAUNYA MENANG SENDIRI ...

PADAHAL RASANYA AKAN LEBIH BERSAHAJA :
<> kalau saya untung; biar yang lain pun ikut untung;
<> kalau dapat kebahagiaan; biar yang lain pun ikut bahagia;
<> kalau kita dapet keistimewaan; berbagi lah yang lain pun
ikut menikmati nya ...
<> kalau kita alami kerugian-kegagalan, kalau boleh cukup-
lah kita aja yang alami, biar yang lain temui keberuntung
an ...

Wassalam.

Rahmat Surur
Jl. Raya Cidatar 26-C, RT.06 RW.07 Desa Cidatar,
Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, 44163.
== Kepala KUA Kec. Cikajang Kab. Garut
== Ketua DPC Dewan Masjid Indonesia Kec. Cikajang
== Ketua PHBI Kec. Cikajang Kab. Garut
== Ketua BP-4 Kec. Cikajang Kab. Garut
== Anggota P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan
Perempuan dan Anak) Kabupaten Garut.

 desti - jakarta
untuk yang kaya terserah mengeluarkan banyak biaya. untuk yang miskin jangan diperas juga dong.saya doa kan orang kua yang bener masuk surga. yang pemeras masuk dasar neraka.

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Jangan Sampai Salah Memilih Pasangan Hidup

 Ingin Cepat Kaya? Buruan Menikah!

 Bila Wanita Meminang Pria

 Menjadi Yang Kedua...

 Menikah Dengan Motor

 Menentukan Kriteria Pasangan, Perlukah?

 Dijalan Mana Anda Menikah?

 Bila Aku Harus Menikah

 Ukhti..., Renungkanlah!

 Tata Cara Pernikahan Adat......sudah Islamikah ?




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com

Sponsored by : citra-indah.com - citraindahbogor.com - citragranciptra.com Kota Nuansa Alam Timur Cibubur Rumah Idaman Mulai 93 Juta