pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 10475 kali

Surat Sederhana Untuk Suamiku

Karya : Nely Dyahwathi

 

tentang-pernikahan.com - Suamiku, satu bulan sudah berlalu. Masih teringat jelas di dalam memori otakku detik-detik bahagia itu. Detik di mana malaikatpun ikut mendoakan kita. Detik di mana gerbang kebahagiaan akan kita lewati dengan ikatan perjanjian yang kuat. Mahligai akan kita bangun dengan kekuatan cinta. Mahligai yang meski sederhana, namun kokoh dan meneduhkan. Engkau sebagai raja yang arif dan perkasa melindungi dari setiap serangan. Dan aku adalah ratu yang lembut, senantiasa memberi cinta dan kedamaian serta menjaga singgasana kita.

Suamiku, satu bulan kita lalui penuh kebahagiaan. Namun sayang, kita tidak boleh berbangga diri. Jalan di depan kita masih panjang. Satu bulan hanya masa perkenalan, seperti halnya bunga krisan yang beradaptasi di lingkungan barunya.

Satu bulan hanya masa yang singkat, karena sepanjang usia kita pun takkan bisa benar-benar mengenal dua pribadi yang berbeda. Satu bulan hanya titik awal kita memulai perjalanan ini. Ingatlah suamiku, perjalanan kita nantinya tidak selalu semulus yang kita rencanakan. Akan banyak kejutan dari-Nya yang bisa membuat kita tersenyum, tertawa, menangis, bahkan terluka. Namun, jangan sampai gentar suamiku sayang. Tetaplah tegar dan kuat menghadapinya. Karena kita kan selalu bersama, berusaha bersabar dan mengambil hikmah di setiap kejutan itu.

Ingatkah engkau sayangku. Nasehat bijak dari orang tua kita? Beliau tak lebih tinggi pendidikannya dari kita. Namun, mereka telah melalui perjalanan yang panjang. Telah banyak bunga dan duri yang mereka temui. Dan pastinya, mereka lebih banyak mengambil hikmahnya. Maka suamiku, mari kita renungkan nasehat tersebut. Sama-sama kita perbanyak bekal dalam perjalanan panjang kita.

Sayang, aku ingin selalu menjadi bidadari untukmu. Tidak hanya di dunia sekarang, tapi juga sampai ke surga Allah kelak. Maka, tak akan mudah seperti yang ku bayangkan untuk mencapainya. Dinda juga perlu bantuan dan dukunganmu, wahai suamiku. Ingatkanlah dengan tegas setiap kesalahanku namun dengan kelembutanmu. Karena isterimu ini hanyalah tulang rusuk mu yang bengkok. Jangan kau paksakan meluruskannya, karena ia akan patah. Tapi jangan juga kau biarkan karena ia akan selamanya bengkok. Bimbinglah isterimu ini untuk meraih ridho dari mu dan terutama ridho dari Allah.

Ketahuilah suamiku, aku hanyalah manusia biasa yang jauh dari sempurna. Begitu juga dengan dirimu. Aku hanya wanita yang bisa rapuh. Begitu juga engkau hanya lelaki biasa yang bisa menjadi khilaf. Kita hanya pribadi yang mempunyai ego masing-masing. Kita bisa mengajukan semua logika untuk merancang masa depan surga kita. Namun, kita tidak berdaya dengan kuasa-Nya. Hanya kekuatan doa lah yang bisa membantu kita. Hanya kesederhanaan pemikiran kita tentang sabar dan syukur yang bisa menyelamatkan kita.

Jangan pernah takut sayang, jika suatu saat badai datang menerjang kapal kita. Aku kan selalu mendampingimu melawan badai itu. Luruskan arah dan kembangkan layar, aku kan membantumu dengan kompas penunjuk arah yang benar. Tetaplah tabah menghadapinya karena badai itu kan mendewasakan kita hingga nantinya kita sampai ke pulau impian itu. Karena Allah tidak akan menguji kita di luar kesanggupan kita. Yakinlah akan ada terang setelah gelap malam. Kuatkanlah desain kapal kita agar anak-anak kita nantinya tetap aman di dalamnya meski kita menghadapi goncangan. Persiapkanlah untuk mereka pendidikan akhlak yang terbaik sehingga mereka bisa meguhkan perjuangan kita dan menguatkan dengan doa.

Tak banyak lagi kata-kata yang bisa kutuangkan dalam surat ini, suamiku. Karena kata takkan cukup menceritakan tiap hal yang akan kita temui. Hanya sebait puisi kesayanganmu yang bisa kuselipkan di akhir surat ini.
”Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Dengan kata yang tak sempat disampaikan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.” (Sapardi Djoko Damono)

Sekian surat dari ku untukmu suamiku. Kutitipkan doa di dalam surat ini, dan akan kkirim dengan penuh cinta kasih sayang hanya untukmu.

Dari wanita tak sempurna yang sedang belajar menjadi perhiasan dunia untukmu, sebagai isteri sholeha.

Bumi Allah, tepat satu bulan pernikahan kita

Sumber : www.eramuslim.com


Komentar-komentar :

 lilik - jakpus
Nice .. ternyata hampir sama dg yg kurasakan stelah sebulan menikah. ngopi ya.. tq

 ROSDAWANI - bekasi
bagus, minta izin ngopy ya

 Dian - Jakarta
subhanallah, begitu indah surat cinta yang telah dibuat..
berguna banget buat aku yang insyaAWI sebulan lagi akan menikah.

 chandra - pati-jateng
alhamdullah,.
puji syukur allah atas segala rahmat dan ridhonya
terimakasih wat suratmu yang insyaallh mmbantu qy mnjdi istri sholekhah...amin

 helen - bumi Allah
Subhanallah........numpan ngopy ya

 dina - jakarta
Makasih, artikelnya bagus banget....

 mirna khairani - depok
subhanallah bagus untuk menambah pemahaman kita akan arti pernikahan terutama bagi kita seorang akhwat karena kita tak setabah bunda khadijah tak sesholehah bunda aisyah tapikita ini hanya lah seorang wanita yang ingin menjadi sholehah ..amin boleh ngopy ya makasih

 lis - bpp
izin copy y??

 insan biasa - sukabumi
subhanallah,,,menyentuh,,
aq pun ijin ngopi yaaa..
tks sblm dan sesudahnya,,

-slm-

 fathimah indarwati - sragen
hampir 3 bulan usia pernikahanku, kata kata seprti ini yang ingin aku cari

 shafiyah - lampung
assalamu'alaikum,,

semenjak hari minggu kemarin ikut acara isra mi'raj di masjid taqwa lampung, yang hadir banyak juga dari kalangan umi" sambil menggendong bayi" mungil n jundi" mereka,,, subhanallah iihh. klo ngeliat kyk gt jd kepengen,,

tapi mungkin belum waktunya ana ke arah sana,, mungkin.. atau lebih tepatny lagi karena ana belum ada yang melamar.. ^^'


wassalamu'alaikum

 yugata - Bintaro
Subhanallah... mohon izin untuk di copy paste ya.. nice..

 Roeryta - Denpasar
Nice words
semua pada ijin ngopi,aku juga deh untuk suami ku tercinta.
Thanx a lot utk suratnya

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Istri Untuk Suamiku

 Pahala Menafkahi Keluarga

 Isteriku Tetap Yang Paling Cantik

 Kemenangan Cinta

 Ketika Cinta Bersemi Kembali

 Suamiku, Bacakan Riyadlush Shalihiin Untukku

 Siapa Berdoa Untuk Saya?

 Mencintaimu Karena Allah Swt

 Bila Wanita Tak Pintar Masak

 Di Saat Menjawab Isak Pilu Tangis Sang Istri

 Cintailah Aku Apa Adanya

 Istri Yang Di Anggap Durhaka Kepada Suami

 Indahnya Keluarga

 Pelajaran Berharga Bagi Para Orangtua

 Agar Anda Bahagia Dengan Suami Anda

 Teruntuk Istriku

 5 Pilar Keluarga Sakinah

 Kemelut Rumah Tangga

 Jihad Seorang Istri

 Hadiah Cinta Untuk Melati

 Hal Yang Disukai Istri Dari Suaminya

 Kado Untuk Suamiku

 Menjadi Ratu

 Istri Yang Shaleha

 Merajut Cinta Di Bawah Ancaman Kematian

 Memikat Cinta

 Ketika Kutatap Wajah Istriku

 Titipan Allah

 Rasulullah Saw Figur Suami Yang Menyenangkan

 Upss?.rasanya Ingin Di Peluk !"




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah © Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com